AGuNk Blog

Featured Posts

Thursday, August 7, 2014

Ternyata Wajan Juga Bisa Ngambek




Kalian tahu sama wajan ?
Wajan adalah alat penggorengan dalam dapur, mungkin saat ini wajan banyak tergantikan oleh Teflon, mungkin bagi masyarakat perkotaan sudah beralih menggunakan Teflon tetapi pada masyrakat pedesaan wajan masih tetap ddigunakan, mulai dari yang terbuat dari tanah liat/lempung sampai yang terbuat dari alumunium.

Oh iya kembali ke topic pembahasan, istilah “wajan ngambek” atau dalam bahasa Maura yaitu “Bejen Ngambul” pertama kali tahu atau mendengar dari ibu saya yaitu ketika suatu malam kami memasak bersama untuk makan malam, kejadian ini terjadi sebelum bulan puasa kemarin, awal cerita ketika kami sedang memasak tahu, ada kejanggalan yang terjadi yaitu tahu yang kami masak tidak matang-matang dan menguning tetap saja memutih seperti tidak terkena minyak panas padahal tahu sebelumnya Cuma sekitar 3 menitan dan tahu yang kita goring sekarang sekitar 6-7 menit masih belum masak, tiba-tiba ibu bilang “bajanna ariya ngambul (red. Wajannya ini ngambek)”, saya pun sontak kaget sambil menahan tawa dan penasaran, dalam hati berkata kok ada ya wajannya ngambek ?”

Kata ibu wajan bisa ngambek ketika “Masih belum panas memanaskan minyak goring tetapi sudah diceburkan duluan bahan yang mau kita goreng” ingat catat baik-baik siapa tahu kalian juga ngalamin hal yang seperti ini, hehehe.

Sebelumnya kata ibu, bapak tadi sore menggoreng ikan tetapi belum panas minyaknya sudah diceburkan duluan ikannya, jadinya wajannya ngambek, yang sampai saat ini dipikiranku, apakah ada orang lain yang juga pernah mengalami hal seperti ini, apakah ini hanya mitos belaka atau hanya sebuah lelucon kecil, tetapi dalam ilmu fisika hal seperti ini disebut kejadian abnormal seperti kejadian anomaly air yaitu kejadian dimana air yang dipanaskan berjam-berjam tetapi suhunya tetap suhu kamar alias suhu biasa (sekitar 27 derajat celcius), jika anomali air disebakan oleh perubahan dan perlakuan extreme sebelum dipanaskan yaitu es batu ditaruh dipanci dan dipanaskan maka air tersebut akan mengalami anomali air dimana tidak akan pernah panas mendidih.

Nah jika anomali air ditemukan penyebabnya, terus yang wajan ngambek ini disebabkan oleh apa ?
Apa ada perlakuan ekstrem sebelumnya ?

Yah itu masih tanda Tanya sampai saat ini dan saya adalah saksi dimana kejadian abnormal itu terjadi.

Jadi jika kalian ingin mencoba silahkan dirumah, ambil wajan lalu hidupkan kompor, panaskan minyak tetapi sebelum minyak itu panas silahkan kalian mencoba menggoreng tempe atau tahu dan setelah itu kalian goring lagi untuk yang kedua kalinya, jika wajannya tidak ngambek berarti wajannya lagi “good mood” tetapi jika ngambek artinya wajannya lagi “bad mood” dan kita sama-sama mengalami kejadian abnormal.

Selamat Mencoba ya, jika berhasil metion aku di @AgungFirdausi.

Monday, July 14, 2014

Resep Tahu Dadu Bumbu Bali



Waktu puasa adalah saat yang tepat untuk berkreasi dengan makanan, kemarin saya mencoba-coba mencari olahan tahu dan ketemu sama olahan tahu dengan bumbu bali, dimana setelah saya lihat cukup menarik juga.
Untuk bahan sangatlah sederhana dan cara memasaknya juga cukup mudah, resep dibawah merupakan resep racikan saya sendiri.

Bahan:
2 buah tahu putih, potong dadu
1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
2 lembar daun salam
100 ml air
Garam, gula secukupnya
Minyak goreng secukupnya

Bahan Halus:
8 buah cabai merah, buang biji
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt gula pasir
1 sdt garam

Cara Me
ngolah Bahan :
- Goreng tahu hingga kering, angkat, tiriskan
- Panaskan 4 sdm minyak, tumis bumbu harum. Tuang air, tambahkan garam harum. Tuangi air, tambahkan garam dan gula bilamana perlu. Masak hingga airnya berkurang dan kental.
- Setelah kental silahkan diangkat dan dituang ke dalam piring.
- Selamat Menikmati